Pertumbuhan laba menjadi salah satu indikator yang digunakan dalam menilai kinnerja keuangan dalam suatu perusahaan. Hal tersebut dapat mencerminkan seberapa efektif suatu perusahaan dalam menggunakan asset, mengelola modal dan menghasilkan laba yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan. Dalam industri pertambangan Batubara dimana memiliki tingkat risiko operasional dan pasar yang tinggi, sangat penting untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan laba. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Return on Assets (ROA), Net Profit Margin (NPM), dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan-perusahaan sub industri batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh perusahaan sub industri batubara yang terdaftar di BEI, dengan jumlah sampel sebanyak 26 perusahaan selama periode 2022–2024 yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda yang diolah menggunakan E-Views. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ROA, NPM dan NPM tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba, baik secara parsial maupun simultan, yang mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain di luar model kemungkinan memiliki peran yang lebih dominan dalam memengaruhi pertumbuhan laba pada perusahaan batubara.
Copyrights © 2025