Bendungan ASI adalah keadaan dimana payudara mengalami pembengkakan sehingga menimbulkan rasa nyeri dan umumnya terjadi karena meningkatnya aliran darah serta produksi ASI. Studi ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji hubungan antara keadaan nutrisi pada masa nifas dan tingkat kecukupan gizi pada bayi baru lahir dengan insiden bendungan ASI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang dan teknik pengambilan sampel total. Selanjutnya, analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear berganda. Temuan yang diperoleh menunjukkan bahwa kondisi nutrisi ibu saat nifas berpengaruh signifikan terhadap kejadian bendungan ASI (t = 7,149), demikian pula tingkat kecukupan nutrisi neonatus (t = 6,175). Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh signifikan (F = 34,082) dengan kontribusi sebesar 71,6%. Temuan ini menegaskan bahwa status nutrisi ibu dan neonatus berperan penting dalam kejadian bendungan ASI.
Copyrights © 2026