Sebagian besar masyarakat berinvestasi dalam usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk memperoleh pendapatan, tetapi seringkali mengalami kesulitan dalam melakukan perencanaan dan pengendalian terhadap biaya bahan baku yang digunakan. Begitu juga UMKM kerupuk sagu milik Ibu Deni Deswita menghadapi kendala kelangkaan tepung sagu dan fluktuasi harga bahan baku. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan dan mengendalikan biaya bahan baku yang digunakan oleh UMKM kerupuk sagu milik Ibu Deni Deswita. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, penelitian ini menjelaskan secara rinci kondisi produksi, penggunaan bahan baku dan proses perencanaan anggaran yang dilakukan oleh UMKM. Berdasarkan perhitungan menggunakan metode Least Square. Anggaran pembelian bahan baku tahun 2026 mencapai Rp11.922.793.344, sedangkan total pemakaian sebesar Rp11.809.894.272. Selisih sebesar Rp112.899.072 menunjukkan jumlah persediaan akhir, sekaligus mencerminkan bahwa pengendalian bahan baku telah berjalan efektif tanpa adanya pemborosan yang signifikan.
Copyrights © 2025