Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemaknaan berpikir kolektif dalam perspektif Islam sebagai strategi reframing untuk memperkuat peran pemuda Muslim di tengah tantangan individualisme dan perubahan sosial modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif konseptual-deskriptif dengan analisis hermeneutik terhadap nilai-nilai Islam yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai syura, ukhuwah, mujahadah, dan maslahat membentuk landasan kesadaran sosial dan spiritual yang mendorong pola kepemimpinan kolaboratif, solidaritas, ketahanan moral, serta tanggung jawab sosial pemuda. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa berpikir kolektif berfungsi sebagai kerangka praksis yang mampu merevitalisasi semangat keislaman pemuda untuk berperan aktif dan berkelanjutan dalam membangun peradaban yang berkeadaban.
Copyrights © 2025