Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesesuaian antara perencanaan dalam bentuk modul ajar pembelajaran Bahasa Indonesia dengan capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka Fase E di SMA Negeri 9 Kaur. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mengikuti tahapan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan validitas data diperkuat melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 9 Kaur belum sepenuhnya sesuai dengan capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka Fase E. Elemen menyimak menjadi yang paling sesuai karena seluruh komponen tujuan, materi, metode, media, dan langkah pembelajaran telah mendukung keterampilan evaluasi dan kreasi informasi dari teks lisan. Pada elemen menulis dan membaca, ditemukan kekurangan pada materi dan langkah pembelajaran yang belum melatih siswa secara langsung untuk mengalihwahanakan atau membandingkan teks. Elemen berbicara juga belum maksimal karena siswa hanya menyalin dan memainkan teks, tanpa menyusun dialog sendiri, serta minim penggunaan media praktik lisan.
Copyrights © 2025