Biji tua lamtoro (Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit) memiliki kandungan protein dan karbohidrat yang tinggi, beberapa senyawa metabolit sekunder serta aktivitas antioksidan yang sangat kuat. Biji tua lamtoro berpotensi untuk dikembangkan sebagai pangan fungsional dalam bentuk kecambah dan microgreens. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji kelayakan kecambah dan microgreens lamtoro sebagai pangan fungsional berdasarkan uji fitokimia secara kualitatif pada sampel basah dan sampel kering. Hasil penelitian menunjukkan kecambah dan microgreens lamtoro pada sampel basah dan sampel kering layak dijadikan pangan fungsional. Kecambah dan microgreens lamtoro pada sampel basah dan sampel kering mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, steroid dan saponin. Microgreens lamtoro menunjukkan warna lebih pekat dibandingkan kecambah lamtoro pada senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, steroid dan buih lebih banyak pada saponin. Sampel kering menunjukkan hasil uji lebih pekat dibandingkan sampel basah pada uji senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, dan steroid. Hasil uji saponin pada sampel basah menunjukkan buih lebih banyak dibandingkan sampel kering.
Copyrights © 2025