Ayam Kalosi merupakan salah satu plasma nutfah ayam asli di Sulawesi Selatan, namun saat ini populasinya sangat menurun jumlahnya. Salah satu cara mempercepat peningkatan populasi dapat dilakukan dengan melakukan Inseminasi Buatan (IB) dan dibutuhkan semen yang berkualitas. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian pellet daun kelor terhadap produksi dan kualitas semen ayam Kalosi. Rancangan penelitian merupakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan, masing-masing perlakuan terdiri dari 2 ekor ayam jantan, berumur 9 bulan-1 tahun, Pakan ayam terdiri dari campuran jagung, dedak (JD), dan konsentrat (K). Pemberian daun kelor (DK) sesuai perlakuan yaitu P0: 0% DK + 70% JD + 30% K; P1: 5% DK + 70% JD + 25% K, dan P2: 15% DK + 70% JD + 15% K. Data dianalisis menggunakan ANOVA dibantu SPSS v.25. Hasil analisis data menunjukkan terdapat perbedaan nyata antar perlakuan. Volume semen P0 vs P1 vs P2 masing-masing 0,20; 0,25; 0,39 ml. Motilitas dan viabilitas sperma P0 vs P1 vs P2 yaitu 53,63; 82,25; 84,37 dan 56,50; 85,00; 88,13. Disimpulkan pemberian DK dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas semen ayam Kalosi. Pemberian DK sebanyak 15% menunjukkan hasil terbaik, karena daun kelor mengandung Zn yang berperan dalam proses spermatogenesis. Disarankan untuk ayam Jantan sebaiknya diberikan pellet DK sebanyak 15% guna meningkatkan kualitas dan produktivitas semen ayam Kalosi.
Copyrights © 2025