Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Kondisi Keuangan Perusahaan, Ukuran Perusahaan dan Audit Report lag akan berpengaruh terhadap Opini Going Concern. Penelitian ini melibatkan variabel bebas yaitu Kondisi Keuangan Perusahaan, Ukuran Perusahaan dan Audit Report lag, dan juga melibatkan variabel terikat yaitu Opini Going Concern. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah data sekunder dengan metode pengumpulan data yaitu dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini yaitu 16 Perusahaan Energy yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2018 - 2022 dengan teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling sehingga terdapat 16 sampel dengan 5 tahun pengamatan yaitu 2018 - 2022 (80 data observasi). Teknik analisis dilakukan dengan teknik analisis regresi logistik dengan menggunakan aplikasi bantuan Eviews 12. Berdasarkan hasil pengujian, membuktikan bahwa diketahui nilai McFadden R Squared yang menunjukan nilai 0,311730 atau sebesar 31,173 %. Hal ini menunjukkan variasi pemberian opini going concern dapat dijelaskan sebesar 31,173% oleh variabel kondisi keuangan perusahaan, ukuran perusahaan, dan audit report lag terhadap opini going concern, sedangkan sisanya sebesar 68,827% dijelaskan oleh variabel lainnya yang diluar dari penelitian ini. Hasil pengujian hipotesis parsial, diketahui kondisi keuangan perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pemberian opini going concern, ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap pemberian opini going concern, dan audit report lag tidak berpengaruh terhadap pemberian opini going concern. Secara simultan kondisi keuangan perusahaan, ukuran perusahaan, dan audit report lag tidak berpengaruh terhadap pemberian opini going concern. Kata Kunci : Kondisi Keuangan Perusahaan, Ukuran Perusahaan, Audit Report Lag, Opini Going Concern.
Copyrights © 2025