Latar Belakang: Berdasarkan hasil pra survei diketahui bahwa penetapan kepala ruangan belum melalui serangkaian tes atau penyampaian visi dan misi sehingga peneliti tidak mengetahui gaya kepemimpinan yang diterapkan dalam memimpin perawat. Tujuan: untuk mengetahui gambaran tentang gaya kepemimpinan kepala ruangan, kinerja perawat dan analisis pengaruh gaya kepemimpinan kepala ruangan terhadap kinerja perawat. Metode: Penelitian deskripsi dan verifikatif melalui pengumpulan dan analisis data melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji regresi sederhana, uji T dan uji F. Hasil: Gaya kepemimpinan kepala ruangan di RS Tipe C Kota Bandar Lampung menunjukkan ciri gaya kepemimpinan gaya otoriter. Kinerja perawat di ruang rawat pada indikator intervensi berkategori baik dengan skor rata-rata 3,43 kemudian pada indikator pengajian sebesar 3,40 indikator diagnosa 3,40 implementasi sebesar 3,39 indikator evaluasi sebesar 3,33 dengan kategori cukup. Terdapat pengaruh antara gaya kepemimpinan kepala ruangan terhadap kinerja perawat pelaksana. Saran: Peneliti memberikan beberapa saran: (a) Bagi Institusi Pendidikan yaitu sebagai masukan dalam proses pembelajaran tentang gaya kepemimpinan kepala ruangan terdapat kinerja perawat. (b) Bagi Instasi Rumah Sakit diharapkan menjadi masukan agar lebih memperhatikan faktor lain seperti halnya sikap, motivasi, kepribadian dll. (c) Bagi peneliti selanjutnya diharapkan melakukan penelitian lanjut dengan menggunakan metode berbeda. Kata kunci : Gaya Kepemimpinan, Kinerja Perawat
Copyrights © 2025