Latar Belakang: Anemia pada ibu hamil trimester II merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih sering dijumpai, Anemia selama kehamilan berisiko menyebabkan komplikasi bagi ibu dan janin, seperti persalinan prematur, bayi berat lahir rendah, hingga kematian maternal. Tujuan: untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester II. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 71 ibu hamil trimester II yang dipilih secara total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan pengukuran antropometri, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square untuk analisis bivariat dan regresi logistik ganda metode backward LR untuk analisis multivariat. Hasil: penelitian menunjukkan prevalensi anemia sebesar 56,3%. Variabel yang berhubungan signifikan secara statistik dengan kejadian anemia meliputi pengetahuan (p=0,000), LILA (p=0,000), dukungan keluarga (p=0,011), dukungan tenaga kesehatan (p=0,001), dan kunjungan ANC (p=0,029). Sementara variabel pendidikan dan jarak kehamilan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel pengetahuan merupakan faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap anemia (OR=18,495), diikuti oleh dukungan tenaga kesehatan (OR=11,813) dan kunjungan ANC (OR=0,232) sebagai faktor protektif. Saran: Diperlukan upaya peningkatan edukasi gizi, penguatan peran tenaga kesehatan, serta keterlibatan keluarga dalam mendukung ibu hamil guna menurunkan angka kejadian anemia di trimester kedua. Kata kunci : Anemia, Ibu Hamil, Trimester II, Status Gizi.
Copyrights © 2025