Printer 3D merupakan perangkat untuk pembuatan prototip suatu objek dari hasil desain. Material yang biasa digunakan untuk mencetak berupa plastik, resin, keramik dan logam. Proses mencetak dibagi menjadi tiga bagian, membuat 3D model, proses mencetak dan proses finishing. Tujuan penelitian ini untuk mengendalikan suhu dan kelembaban ruang printer 3D berbasis Internet of Things (IoT), untuk mendapatkan hasil cetakan 3D yang tidak berubah bentuk dan tidak cacat. NodeMCU ESP8266 sebagai pusat dari aplikasi yang dapat menulis program. Sensor DHT22 digunakan mengukur suhu dan kelembaban ruang printer 3D. Aktuator berupa Exhaust Fan dan Hair Dryer. Internet of Things digunakan untuk mengumpulkan data dan informasi secara real time. Data yang dikirim dan diterima disimpan di dalam database. Pembuatan sampel dilakukan malam hari untuk mengurangi pengaruh suhu dan kelembaban dari luar, dan pembuatan percobaan dibuat selama 3 jam dengan mencetak produk sebanyak 3 kali. Hasil dari penelitian menunjukkan sistem pengendalian suhu dan kelembaban dapat menjaga suhu dan kelembaban printer 3D dalam rentang suhu 26-30oC dan kelembaban pada rentang 60%-90%. Proses percetakan menggunakan sistem ini dapat menghasilkan cetakan 3D yang tidak berubah bentuk dan tidak cacat.
Copyrights © 2026