Latar Belakang: Kondisi ibu sebelum dan selama kehamilan sangat menentukan kondisi bayi yang lahir. Perdarahan pascapersalinan dikaitkan dengan anemia pada masa remaja dan selama kehamilan. Ibu hamil dengan anemia berisiko melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah. Jika BBLR (Perdarahan Pascapersalinan) tidak ditangani dengan benar, hal ini berisiko menyebabkan kematian dan stunting. WHO mengeluarkan rekomendasi untuk pelayanan antenatal yang bertujuan untuk memberikan pengalaman kehamilan yang positif bagi ibu dan mengurangi angka kematian dan kesakitan ibu dan anak yang disebut sebagai Model ANC WHO 2016, ANC dilakukan minimal 6 kali dengan minimal kontak dengan dokter 2 kali untuk skrining faktor risiko/komplikasi kehamilan pada trimester pertama dan 1 kali skrining faktor risiko persalinan pada trimester ketiga.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara keteraturan pemeriksaan perawatan antenatal dan kesiapsiagaan bencana pada ibu hamil di Puskesmas Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran.Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dengan survei analitis di Puskesmas Kemayoran pada satu waktu yang sama. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan sampel dalam penelitian ini berupa incidental sampling, yaitu seluruh ibu hamil di Puskesmas Kebon Kosong, Kabupaten Kemayoran.Hasil. Responden dengan kesiapan baik yang secara rutin melakukan kunjungan antenatal berjumlah 5,8% dan responden dengan kesiapan buruk tetapi tidak teratur dalam melakukan kunjungan antenatal berjumlah 38,2%. Sementara itu, responden dengan kesiapan kurang tetapi secara rutin melakukan kunjungan antenatal berjumlah 26,6% dan terdapat 29,4% responden dengan kesiapan kurang tetapi tidak teratur dalam melakukan kunjungan antenatal. Sementara itu, nilai p adalah 0,035 0,05 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pemeriksaan perawatan antenatal dan kesiapsiagaan bencana.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pemeriksaan perawatan antenatal dan kesiapsiagaan bencana dengan nilai p sebesar 0,035 0,05. Kata kunci: ANC, Kesiapsiagaan, Bencana ABSTRACT Background: The mother's condition before and during pregnancy greatly determines childbirth with the condition of the baby being born. Postpartum bleeding is associated with anemia in adolescence and during pregnancy. Pregnant women with anemia are at risk of giving birth to babies with low birth weight. If BBLR is not handled properly, it has a risk of death and stunting. WHO issued a recommendation for antenatal services that aims to provide a positive pregnancy experience for mothers and reduce maternal and child mortality and morbidity rates referred to as the 2016 WHO ANC Model, ANC is carried out at least 6 times with a minimum of contact with a doctor 2 times for screening for risk factors/pregnancy complications in the 1st trimester and 1x screening for childbirth risk factors in the 3rd trimester.Objective: To find out the relationship between the regularity of antenatal care examinations and disaster preparedness in pregnant women at the Kebon Kosong Village Health Center, Kemayoran District.Method. This study uses a quantitative descriptive method with a cross sectional approach with an analytical survey at the Kemayoran District Health Center at one time at the same time. The instrument used was a questionnaire with the sample in this study being incidental sampling, namely all pregnant women at the Kebon Kosong Village Health Center, Kemayoran District.Result. Respondents with good preparedness who regularly conduct antenatal care visits with a percentage of 5.8% and respondents with poor preparedness but irregular in conducting antenatal care visits are 38.2%. Meanwhile, respondents with less preparedness but regularly in conducting antenatal care visits with a percentage of 26.6% and there were 29.4% of respondents with less but irregular preparedness in conducting antenatal care visits. Meanwhile, the p-Value is 0.035 0.05 which means that there is a significant relationship between antenatal care examination and disaster preparednessConclusion : There was a significant relationship between antenatal care examination and disaster preparedness with a p-Value of 0.0350.05. Keywords: ANC, Preparedness, Disaster
Copyrights © 2025