Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional

Resep Pembuatan Brownies Kukus Dengan Penambahan Tepung Daun Kelor Sebagai Inovasi Pangan Sehat

ASTRA WIJANA, KADEK ADITYA (Unknown)
Koeswriyono, Dika Pranadwipa (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2025

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan brownies kukus dengan mengganti sebagian tepung terigu menggunakan tepung daun kelor (Moringa oleifera) sebagai inovasi pangan fungsional. Brownies merupakan kue yang umumnya dibuat dari tepung terigu, telur, gula, dan lemak, diolah melalui pemanggangan atau pengukusan sehingga memiliki tekstur lembut dan rasa cokelat manis. Penggunaan tepung terigu secara penuh menghasilkan produk dengan kandungan karbohidrat tinggi tetapi serat dan mikronutrien yang rendah. Oleh karena itu, tepung daun kelor ditambahkan karena mengandung protein, vitamin, mineral, serat, dan senyawa antioksidan yang tinggi, sehingga diharapkan dapat meningkatkan nilai gizi dan fungsional produk. Metode penelitian meliputi pembuatan brownies kukus dengan variasi konsentrasi tepung daun kelor sebagai pengganti sebagian tepung terigu, diikuti dengan uji organoleptik yang mencakup penilaian warna, aroma, tekstur, dan rasa. Diharapkan diperoleh formula brownies dengan warna hijau alami, aroma cokelat yang tetap dominan, tekstur lembut, dan cita rasa yang diterima oleh konsumen. Hasil penelitian ini diharapkan berkontribusi pada pengembangan produk pangan fungsional berbasis bahan lokal dan mendukung peningkatan status gizi masyarakat, khususnya dalam pencegahan stunting di Indonesia. Kata Kunci: Brownies Kukus, Tepung Daun Kelor, Substitusi Tepung, Pangan Fungsional Abstract This study aims to develop steamed brownies by partially substituting wheat flour with moringa leaf flour (Moringa oleifera) as a functional food innovation. Brownies are typically made from wheat flour, eggs, sugar, and fat, processed through baking or steaming to achieve a soft texture and sweet chocolate flavor. Using only wheat flour produces a product high in carbohydrates but low in fiber and micronutrients. Therefore, moringa leaf flour is incorporated due to its high content of protein, vitamins, minerals, fiber, and antioxidant compounds, which is expected to enhance the nutritional and functional value of the product. The research method involves preparing steamed brownies with varying concentrations of moringa leaf flour as a partial substitute for wheat flour, followed by organoleptic testing covering color, aroma, texture, and taste evaluation. The expected outcome is a brownie formula with natural green color, a dominant chocolate aroma, soft texture, and a taste acceptable to consumers. This study is expected to contribute to the development of functional foods using local ingredients and support efforts to improve community nutrition, particularly in stunting prevention in Indonesia. Keywords: Steamed Brownies, Moringa Leaf Flour, Flour Substitution, Functional Food

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

paris

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Paris memuat publikasi ilmiah di bidang pendidikan, pariwisata, bisnis dan kewirausahaan. dengan cakupan bidang sebagai berikut tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pendidikan pariwisata, 2. Pengembangan kepariwisataan, 3. Pariwisata Berkelanjutan, 4. Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya ...