Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengendalian dan pencatatan biaya bahan baku pada Apotek Shegia Farma dengan fokus pada manajemen persediaan obat berdasarkan perspektif akuntansi biaya. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya pengelolaan bahan baku (obat-obatan) yang efisien untuk menjaga keberlanjutan usaha serta mencegah kerugian akibat fluktuasi harga pemasok dan risiko obat kadaluarsa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan pengelola apotek, serta dokumentasi catatan pembelian dan stok obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Apotek Shegia Farma telah menerapkan sistem pengendalian biaya bahan baku dengan cukup baik melalui pencatatan stok secara rutin dan penerapan metode FIFO (first in, first out) dalam pengeluaran obat untuk menghindari risiko kadaluarsa. Meski demikian, tantangan masih muncul akibat perubahan harga dari pemasok dan keterbatasan sistem pencatatan manual yang berpotensi menimbulkan kesalahan input dan keterlambatan pelaporan. Analisis menunjukkan bahwa penerapan aplikasi akuntansi berbasis digital dan evaluasi berkala terhadap pemasok dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi pencatatan. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat pemahaman penerapan konsep akuntansi biaya pada sektor farmasi serta menegaskan pentingnya kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan persediaan obat sesuai prinsip syariah.
Copyrights © 2025