Panti rehabilitasi sosial merupakan salah satu wujud nyata dari upaya negara dalam menjamin hak setiap individu untuk memperoleh kesejahteraan sosial dan kehidupan yang layak (Wiryawan, 2024). Permasalahan sosial di kota kendari mengakibatkan adanya fenomena Tunawisma dan Penyalahgunaan Narkoba, fenomena ini cukup meresahkan masyarakat dikarenakan menganggu ketertiban umum. Penanganan terhadap fenomena tersebut membutuhkan fasilitas yang tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga kebutuhan psikologis dan sosial mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang Panti Rehabilitasi Sosial di Kota Kendari dengan Pendekatan Arsitektur Humanis, yang menekankan pada penciptaan ruang yang nyaman, aman, dan mampu membangun kembali harga diri serta rasa memiliki bagi para penghuni. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui data sekunder dan data primer. Berdasarkan hasil penelitian, bangunan panti rehabilitasi sosial dirancang dengan menyediakan ruang-ruang fungsional seperti asrama, area terapi, ruang interaksi sosial, dan fasilitas pelatihan keterampilan yang dapat mengasah kemampuan pasien rehabilitasi agar siap kembali ke masyarakat .
Copyrights © 2026