Kecurangan laporan keuangan tetap menjadi masalah serius di sektor keuangan Indonesia, khususnya dalam industri asuransi, seperti yang ditunjukkan oleh kasus Jiwasraya dan Asabri yang mengungkap kelemahan dalam pengawasan eksternal. Penelitian ini meneliti pengaruh kualitas audit terhadap pendeteksian kecurangan laporan keuangan pada perusahaan asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020 hingga 2023. Kualitas audit diukur melalui ukuran Kantor Akuntan Publik (KAP), rotasi auditor, spesialisasi industri, dan masa jabatan auditor. Pendeteksian kecurangan diproksikan menggunakan Beneish M-Score, dengan analisis regresi linier berganda serta ukuran perusahaan dan leverage sebagai variabel kontrol. Hasil yang diharapkan menunjukkan bahwa kualitas audit yang lebih tinggi terutama audit yang dilakukan oleh KAP Big Four dan auditor dengan spesialisasi industry meningkatkan efektivitas dalam mendeteksi kecurangan. Penelitian ini memberikan kontribusi secara akademis, praktis, dan teoretis dalam memahami peran auditor eksternal dalam memperkuat pengawasan pelaporan keuangan.
Copyrights © 2025