Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terjadi perubahan signifikan pada Abnormal Return (AR) dan Trading Volume Activity (TVA) saham bank konvensional yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sebagai reaksi terhadap pengumuman resmi peresmian pemindahan ibukota Indonesia pada Oktober 2024. Pendekatan yang digunakan adalah event study, dengan periode pengamatan mencakup tujuh hari sebelum (t-7) hingga 7 hari sesudah (t +7) tanggal pengumuman. Populasi penelitian terdiri dari seluruh bank konvensional yang terdaftar di BEI per 11 Oktober 2024; sampel dipilih secara purposive sampling berdasarkan likuiditas dan data lengkap. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank untuk AR dan TVA. Hasil penelitian menunjukkan apakah terdapat perbedaan rata-rata AR dan TVA yang signifikan sebelum dan sesudah pengumuman. Temuan ini diharapkan memberikan gambaran mengenai efisiensi pasar modal Indonesia dalam merespons informasi kebijakan besar serta implikasinya terhadap investor dan regulator. Kata Kunci: Abnormal Return, Trading Volume Activity, Event Study, Perbankan Konvensional, Pemindahan Ibukota, Bursa Efek Indonesia
Copyrights © 2025