Latar belakang penelitian ini didasarkan pada temuan lapangan bahwa sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan mengenali huruf, menggabungkan suku kata, dan membaca kata sederhana secara lancar. Penelitian ini dilakukan pada 19 desember 2025, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi dan wawancara. Subjek penelitian terdiri atas 35 siswa kelas I dan satu orang guru kelas. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SDN 002 Kuntu serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca permulaan siswa masih tergolong rendah, baik dari aspek kognitif maupun psikomotorik. Siswa mampu mengenal sebagian besar huruf tetapi belum lancar dalam membaca kata dan memahami maknanya. Faktor penyebab rendahnya kemampuan membaca antara lain kurangnya pendampingan belajar di rumah, tidak meratanya pengalaman pra-sekolah, serta penggunaan metode pembelajaran yang masih konvensional. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pendekatan pembelajaran membaca yang lebih variatif, kontekstual, dan berbasis fonetik, serta peningkatan kolaborasi antara guru dan orang tua dalam menumbuhkan budaya literasi sejak dini.
Copyrights © 2026