Artikel ini menulusuri tentang puisi “Ibu” karya D. Zawawi Imron dengan menggunakan pendekatan ekspresif, yaitu pendekatan yang memandang karya sastra untuk mengungkapankan perasaan dan pengalaman batin penyair. Analisis ini berfokus pada penyair mengekspresikan cinta, kerinduan, rasa bersalah, serta kekaguman terhadap sosok ibu melalui citraan alam, metafora, dan bahasa yang emosional. Setiap bait puisi membuktikan keterikatan batin yang kuat antara anak dan ibu, sehingga ibu tidak hanya tampil sebagai figur keluarga, tetapi juga sebagai sumber nilai, spiritualitas, dan identitas diri penyair. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa puisi ini merupakan bentuk pengakuan dan penghormatan penyair terhadap pengorbanan ibu yang membentuk perjalanan hidup dan kesadarannya sebagai manusia.
Copyrights © 2026