Low back pain (LBP) adalah masalah yang sering terjadi pada sistem muskuloskeletal di masyarakat. Di Indonesia, angka terjadinya LBP diperkirakan berkisar antara 7,6% hingga 37% dari populasi umum. Menurut data Riskesdas tahun 2021, prevalensi penyakit sendi, termasuk LBP, sekitar 3,71%. Tingginya angka kasus ini mendorong penelitian tentang terapi fisik non-farmakologis yang efektif, seperti Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) dan Massage. Peninjauan ini bertujuan menggabungkan hasil penelitian terkini mengenai efektivitas kedua terapi tersebut dalam mengurangi nyeri dan meningkatkan fungsi bagi penderita LBP di Indonesia. Penelitian tinjauan literatur dilakukan dengan mencari informasi menggunakan metode PICO pada beberapa database seperti Google Scholar, Science Direct, dan PubMed. Sebanyak 7 jurnal ditemukan yang memenuhi kriteria dan menunjukkan bahwa TENS dan Massage yang dilakukan 2 kali seminggu selama 6 sesi, 6 minggu, dengan follow-up selama 2 minggu, masing-masing berdurasi 30 menit, dengan TENS (Heat TENS, n=25) dan Massage (n=35), serta nilai p < 0,05 menunjukkan efek yang signifikan terhadap penurunan nyeri LBP. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa TENS dan Massage efektif dalam mengatasi LBP
Copyrights © 2026