Latar Belakang: Anak usia di bawah lima tahun memerlukan gizi optimal, dan praktik pemberian MP-ASI dipengaruhi faktor sosial ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor sosial ekonomi dengan praktik pemberian MP-ASI melalui systematic review.Metode: Penelitian ini merupakan systematic review berdasarkan pedoman PRISMA. Pencarian artikel dilakukan melalui Scopus, ScienceDirect, ProQuest, dan PubMed menggunakan kata kunci “socioeconomic factors” dan “complementary feeding”. Dari 1.912 artikel, 13 memenuhi kriteria inklusi (2020–2024) dan dianalisis secara tematik.Hasil: Pendidikan ibu yang lebih tinggi berhubungan dengan praktik Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang lebih baik. Pekerjaan ibu dapat meningkatkan kapasitas finansial, namun keterbatasan waktu menjadi kendala. Pendapatan rendah membatasi akses terhadap Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) berkualitas. Faktor sosial dan budaya, termasuk keterlibatan ayah, berpengaruh terhadap variasi dan frekuensi pemberian makan.Kesimpulan: Faktor sosial ekonomi berperan signifikan terhadap praktik pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Intervensi gizi anak perlu menggabungkan edukasi, dukungan ekonomi, dan pendekatan berbasis budaya untuk meningkatkan status gizi balita.
Copyrights © 2025