Kabupaten Lamongan menunjukkan kondisi belum mencapai tingkat kesejahteraan jika dilihat dari proporsi pengeluaran pangan dan non pangan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis ketahanan pangan rumah tangga petani di Kecamatan mantup, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan lokasi penelitian adalah Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, jawa Timur, melibatkan 51 responden petani padi. Analisis proporsi pengeluaran pangan dan non pangan merupakan alat analisis yang diterapkan. Aplikasi nutrisurvey digunakan untuk menganalisis tingkat kecukupan energi dan protein. Klasifikasi silang antara pangsa pengeluaran pangan dengan tingkat kecukupan energi digunakan untuk menentukan kategori ketahanan pangan rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi pengeluaran pangan lebih tinggi daripada pengeluaran non pangan, yang menunjukkan bahwa rumah tangga petani di Kecamatan Mantup belum mencapai tingkat kesejahteraan. Rumah tangga petani di Kecamatan Mantup memiliki kondisi ketahanan pangan yang belum merata, terdapat 17 rumah tangga (34%) telah tahan pangan sedangkan 34 rumah tangga petani (64%) belum mencapai ketahanan pangan.
Copyrights © 2025