Produk samping dari proses penyulingan minyak atsiri berupa aerosol sering kali tidak dimanfaatkan secara optimal dan bahkan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan teknologi nanobubble sebagai metode alternatif dalam memisahkan minyak atsiri dari aerosol, serta mengurangi beban limbah biologis, kimia, dan fisik. Nanobubble dihasilkan melalui generator tipe nosel aliran berputar berbasis kavitasi hidrodinamik, menggunakan berbagai jenis gas (udara, oksigen, dan ozon). Karakterisasi dilakukan dengan mengukur konsentrasi oksigen terlarut, pH, konduktivitas, dan ukuran gelembung mikro. Hasil menunjukkan bahwa generator yang dikembangkan mampu menghasilkan nanobubble dengan ukuran rata-rata gelembung mikro 18,85 μm, serta meningkatkan efisiensi pemisahan minyak atsiri dalam aerosol serai wangi. Nanobubble ozon dan oksigen menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan udara biasa dalam meningkatkan konsentrasi oksigen terlarut dan perubahan parameter fisik-kimia lainnya. Teknologi ini berpotensi untuk diterapkan dalam pengolahan limbah industri minyak atsiri secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025