Penelitian ini dilaksanakan untuk menganalisis permasalahan cacat produk pada botol plastik Liora yang diproduksi oleh PT.XYZ. Permasalahan utama yang ditemukan berupa tingginya jumlah cacat, yang berdampak pada meningkatnya biaya produksi serta menurunnya kualitas dan keandalan produk. Penelitian ini menggunakan dua pendekatan analisis, yaitu diagram sebab-akibat untuk mengidentifikasi faktor penyebab cacat dari aspek manusia, mesin, metode, dan lingkungan, serta analisis mode kegagalan dan efeknya untuk menilai tingkat risiko setiap penyebab cacat melalui penentuan nilai prioritas risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cacat dominan terdiri atas botol penyok, mulut botol tidak rata, dan permukaan botol tipis atau bergaris. Nilai risiko tertinggi diperoleh pada kesalahan teknik pengemasan, pengaturan waktu proses yang terlalu cepat, kontaminasi bahan, dan ketidaktepatan posisi komponen mesin. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa perbaikan kualitas dapat dicapai melalui penyesuaian parameter proses, peningkatan kebersihan alat dan area kerja, pemeliharaan mesin yang teratur, serta peningkatan ketelitian operator.
Copyrights © 2025