Mengambil keputusan karir merupakan salah satu perkembangan pada masa dewasa awal. Kesulitan dalam mengambil keputusan karir merujuk pada kondisi di mana individu menghadapi situasi yang sulit untuk memilih tindakan tertentu melalui proses evaluasi berbagai alternatif aktivitas pekerjaan. Faktor demografi seperti gender, daerah asal dan jenis perkejaan orang tua merupakan faktor yang perlu dipertimbangkan dalam upaya untuk mengatasi kesulitan pengambilan keputusan karir pada mahasiswa tingkat akhir. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk menjelaskan perbedaan kesulitan prngambilan keputusan karir terhadap faktor demografi pada mahasiswa tingkat akhir. Beberapa implikasi seperti perbedaan gender, daerah asal, jenis pekerjaan orang tua. Data dikumpulkan menggunakan skala Career Decision-Making Difficulties dalam bentuk kuesioner kemudian dianalisis dengan menggunakan uji deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, independent sample t-test, dan One-Way ANOVA (Analisis Ragam Satu Arah). Hasil penelitian ini menemukan bahwa kesulitan pengambilan keputusan karir pada mahasisiwa tingkat akhir tidak memiliki perbedaan terhadap gender, daerah asal, dan jenis pekerjaan orang tua (P=0,342; P=0,969; P:0,388; P<0,05). Meskipun hasil penelitian ini tidak menunjukan hasil yang signifikan, kesulitan pengambilan keputusan karir terhadap faktor demografi dapat dikaji lebih jauh lagi. Penelitian ini memberikan saran untuk mengkaji faktor-faktor lain yang berpeluang besar menjadi faktor penyebab kesulitan pengambilan keputusan karir pada mahasiswa tingkat akhir.
Copyrights © 2025