Stunting merupakan bentuk kegagalan tumbuh kembang yang menyebabkan gangguan pertumbuhan linear anak. Penyebab dari stunting pada anak balita di Indonesia yaitu seperti kurangnya pemahaman ibu terhadap kesehatan serta gizi selama masa kehamilan hingga sesudah melahirkan, pola pengasuhan yang masih kurang baik, keterbatasan keluarga untuk mendapatkan makanan bergizi, terbatasnya untuk mengakses air bersih serta sanitasi dan pemberian ASI serta makanan pendamping ASI (MPASI) yang tidak tercukupi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memprediksi stunting berdasarkan gejala yang ada sehingga balita dengan ciri-ciri gejala stunting tersebut bisa segera mendapatkan penanganan lebih cepat dengan menerapkan metode Algoritma C4.5. Adapun peneliti menggunakan data secara publik, sumber data ini diperoleh dari website resmi melalui Kaggle.com. Kemudian dilakukannya identifikasi masalah, pencarian dataset, pengolahan data dan pengujian Algoritma C4.5 dengan RapidMiner. Hasil dari menerapkan Algoritma C4.5 dengan RapidMiner dalam memprediksi stunting dapat menghasilkan nilai akurasi atau keakuratan yang cukup tinggi dengan nilai sebesar 90.62% dan hasil tersebut menunjukkan bahwa yang menjadi atribut dalam data tersebut memiliki pengaruh terhadap stunting pada balita sehingga jika balita mengalami gejala-gejala tersebut dapat ditangani lebih awal untuk mencegah terjadinya stunting pada anak atau balita.
Copyrights © 2025