Latar belakang: Dismenore primer mengganggu kualitas hidup 50–90% remaja putri secara global. Intervensi nonfarmakologis berbasis lokal seperti air kelapa hijau menawarkan alternatif aman dan terjangkau. Tujuan: Mengevaluasi efektivitas air kelapa hijau varietas Mulung terhadap intensitas dismenore primer. Metode: Studi pre-eksperimental one-group pretest-posttest pada 31 remaja putri di Denpasar. Intervensi: 250 mL air kelapa hijau Mulung, 2×/hari selama 2 hari pertama menstruasi. Intensitas nyeri diukur dengan Numeric Rating Scale (NRS 0–10). Analisis menggunakan uji Wilcoxon (α = 0,05). Hasil: Median skor NRS turun signifikan dari 5,0 (IQR: 4–6) menjadi 2,0 (IQR: 0–3) setelah intervensi (Z = –4,904, p < 0,001). Sebanyak 42% responden (n=13) tidak lagi merasakan nyeri (skor = 0). Air kelapa Mulung mengandung kalsium (37,25 mg/250 mL), magnesium (24,45 mg), dan vitamin C (14,014 mg)—nutrien yang berperan dalam relaksasi otot dan inhibisi prostaglandin. Simpulan: Air kelapa hijau Mulung secara signifikan mengurangi intensitas dismenore primer dalam 48 jam. Intervensi ini layak dipertimbangkan sebagai strategi pengelolaan nonfarmakologis yang terjangkau dan berbasis budaya lokal.
Copyrights © 2025