Produksi Air Susu Ibu yang optimal sangat penting bagi kesehatan bayi dan ibu pasca melahirkan. ASI tidak hanya menyediakan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan bayi, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan jangka panjang bagi ibu dan anak. Namun, beberapa ibu post partum mengalami kesulitan dalam memproduksi ASI yang cukup, yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor fisik dan psikologis. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI yaitu dengan terapi non farmakologis, yakni terapi musik dan akupresur. Kombinasi terapi musik rindik dan akupresur dapat mempengaruhi suasana hati menjadi rileks, nyaman sehingga meningkatkan oksitosin yang diperlukan tubuh untuk merangsang pengeluaran ASI. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas terapi musik rindik dan akupresur guna meningkatkan produksi ASI di Kota Denpasar. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang mempergunakan rancangan quasi eksperiment melalui pendekatan pretest-posttest desain with control dengan teknik sampling yaitu purposive sampling. Sampel penelitian ini sebanyak 70 sampel, 35 kelompok kontrol dan 35 kelompok perlakuan. Intervensi dilakukan dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) baik musik rindik maupun akupresur. Analisis data menggunakanUji Mann-Whitney U test. Berdasarkan hasil bivariat diperoleh nilai mean kelompok perlakukan lebih besar, yaitu 42,41 diba yndingkan kelompok kontrol sebesar 28,59, maka dapat disimpulkan bahwa terapi musik rindik dan akupresur efektif meningkatkan produksi ASI.
Copyrights © 2025