Latar Belakang: Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) merupakan inisiatif pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pendekatan berbasis keluarga. Namun, pelaksanaan PIS-PK di Kabupaten Majalengka hingga 2024 belum mencapai target optimal, dengan capaian saat ini hanya 0,588 (Pra Sehat), sementara target nasional adalah 0,81 (Sehat). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan capaian PIS-PK di Puskesmas Kabupaten Majalengka.Metode: Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan desain penelitian korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 32 responden yang merupakan pengelola PIS-PK di Puskesmas, dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis Chi-Square serta regresi logistik.Hasil: Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara supervisi pimpinan (p=0,006), sarana prasarana (p=0,001), dan beban kerja (p=0,000) dengan capaian PIS-PK. Namun, tidak ada hubungan antara kompensasi (p=0,387), pendidikan (p=0,254), dan pelatihan (p=0,168) dengan capaian PIS-PK. Variabel yang paling dominan adalah beban kerja.Kesimpulan: Variabel yang paling dominan adalah beban kerja. Pembagian tugas dan beban kerja yang jelas diharapkan dapat meningkatkan capaian PIS-PK di Puskesmas Kabupaten Majalengka.
Copyrights © 2025