Latar Belakang: Sekitar 10,8 juta kasus TBC baru terjadi di dunia, dengan angka keberhasilan pengobatan global 86%. Di Indonesia, keberhasilan mencapai 85–90% seiring komitmen eliminasi TBC tahun 2030. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui determinan yang berhubungan dengan keberhasilan pengobatan TBC paru di Kabupaten Majalengka tahun 2024.Metode: Penelitian ini kuantitatif dengan desain kasus-kontrol retrospektif. Sampel sebanyak 100 pasien TBC diperoleh melalui total sampling. Data dikumpulkan dengan observasi dan checklist, dianalisis secara univariat, bivariat (uji chi-square), dan multivariat (regresi logistik).Hasil: menunjukkan pendidikan (p=0,007; OR=3,167), pekerjaan (p=0,045; OR=2,263), riwayat merokok (p=0,027; OR=2,471), dan kepatuhan obat (p=0,001; OR=6,000) berhubungan signifikan. Analisis multivariat menunjukkan kepatuhan sebagai faktor paling dominan (Exp(B)=6,138; CI 95%=1,823–20,673).Kesimpulan: Kepatuhan pengobatan merupakan faktor paling dominan keberhasilan pengobatan TBC paru.
Copyrights © 2025