Latar Belakang: Berdasarkan data tahun 2023, persentase perokok di Jawa Barat untuk penduduk berumur ≥ 15 tahun mencapai 32,78%, sementara di Kabupaten Kuningan persentase perokok usia 15-25 tahun pada tahun 2022 adalah 12,69%. Dampak merokok dapat menciptakan lingkungan kampus yang tidak sehat. Penerapan Kawasan Tanpa Rokok merupakan strategi untuk menekan kebiasaan merokok di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian bertujuan menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap tentang kawasan tanpa rokok terhadap perilaku merokok mahasiswa.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 87 mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Bhakti Husada Indonesia dengan accidental sampling sebagai metode pengambilan sampel. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara membagikan kuesioner kepada responden. Analisis data terdiri dari analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan analisis korelasi uji Rank Spearman.Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan tentang Kawasan tanpa rokok (p=0,000) dan sikap tentang Kawasan tanpa rokok (p=0,000) terhadap perilaku merokok mahasiswa.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap tentang Kawasan Tanpa Rokok dengan perilaku merokok mahasiswa.
Copyrights © 2025