Latar Belakang: Stunting masih menjadi masalah gizi kronis di Indonesia. Kekurangan gizi pada ibu hamil berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan janin, sehingga intervensi gizi sejak masa kehamilan sangat penting.Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental one group pretest–posttest. Intervensi dilakukan melalui pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal yang diintegrasikan dengan edukasi gizi partisipatif selama empat sesi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi α = 0,05.Hasil: Terdapat peningkatan signifikan perilaku konsumsi gizi seimbang pada ibu hamil dari pretest ke posttest (p = 0,000). Rerata berat badan ibu hamil juga meningkat dari 54,1 kg menjadi 59,7 kg setelah intervensi.Kesimpulan: Integrasi PMT berbasis pangan lokal dengan edukasi gizi terbukti efektif meningkatkan perilaku konsumsi gizi dan status gizi ibu hamil sebagai strategi pencegahan stunting sejak masa prenatal.
Copyrights © 2025