Transformasi digital telah menjadi faktor krusial dalam menentukan keberlanjutan dan kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transformasi digital terhadap kinerja UMKM, dengan fokus pada peran kapabilitas teknologi dan orientasi kewirausahaan. Kajian konseptual dan tinjauan kasus terkini menunjukkan bahwa UMKM yang mampu mengadopsi digitalisasi secara menyeluruh mengalami peningkatan efisiensi operasional, perluasan akses pasar, serta ketahanan usaha yang lebih tinggi dibandingkan UMKM yang masih mengandalkan metode konvensional. Kapabilitas teknologi memungkinkan pelaku usaha memanfaatkan platform e-commerce, media sosial, sistem pembayaran digital, dan aplikasi manajemen bisnis secara optimal, sedangkan orientasi kewirausahaan yang inovatif dan proaktif memperkuat kemampuan adaptasi dan pemanfaatan teknologi digital. Fenomena pascapandemi COVID-19 mempertegas urgensi digitalisasi, karena UMKM yang siap secara digital mampu bertahan dan bahkan berkembang, sedangkan yang konvensional mengalami penurunan signifikan. Artikel ini juga mengidentifikasi berbagai hambatan dalam digitalisasi UMKM, termasuk keterbatasan literasi digital, modal, dan dukungan infrastruktur, serta menegaskan perlunya dukungan ekosistem yang memadai. Temuan ini memiliki implikasi teoretis dan praktis, antara lain memperkuat literatur tentang hubungan antara kapabilitas teknologi, orientasi kewirausahaan, dan kinerja UMKM, sekaligus memberikan panduan bagi pelaku UMKM, pemerintah, dan pemangku kepentingan untuk mempercepat digitalisasi yang efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025