Pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas kinerja aparatur melalui evaluasi dan penilaian yang sistematis pada setiap instansi pemerintahan. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan permasalahan terkait ketidakoptimalan performa kerja pegawai yang diduga terjadi karena ketidakseimbangan beberapa determinan, seperti keselarasan hidup-kerja, kondisi area kerja fisik, serta perasaan puas yang dirasakan pegawai. Dalam konteks tersebut, penelitian dilaksanakan dengan maksud mengidentifikasi sejauh man ketiga variabel terkait yakni keseimbangan hidup-kerja, kepuasan, sekaligus lingkungan fisik akan mampu meningkatkan kinerja pegawai DPRD Kabupaten Tegal. Melalui penggunaan metode total sampling pada 66 pegawai, pendekatan secara kuantitatif dapat dilaksanakan dengan mengoperasikan SmartPLS 4 melalui prosedur uji inner dan outer model. Penelitian yang dihasilkan memperlihatkan performa kerja pegawai DPRD Kabupaten Tegal ditentukan secara positif dan bermakna dari seluruh variabel independen. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi yang tercipta melalui lingkungan kerja fisik, keselarasan peran, dan perasaan puas pegawai menjadi faktor utama dalam memaksimalkan performa kerja.
Copyrights © 2026