Penelitian bertujuan untuk melihat perbandingan risk and return dari dua kategori indeks di Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks pada penelitian yaitu indeks berbasis lingkungan dan indeks berbasis syariah. Terdapat lima indeks berbasis lingkungan atau Ecological Social and Governance (ESG) dan empat indeks dengan prinsip syariah. Data yang diperoleh dari publikasi BEI selama periode satu tahun sejak Oktober 2024 s.d. Oktober 2025. Metode yang digunakan bersifat deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja return indeks syariah lebih tinggi dibandingkan return indeks ESG selama periode penelitian. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) memiliki return tertinggi sebesar 21.83% dengan standar deviasi sebesar 5,41%, sedangkan IDX LQ 45 Low Carbon Leaders (IDXLQ45LCL) memiliki return terendah sebesar -10,27% dengan standar deviasi sebesar 6,27%. Investor belum menunjukkan ketertarikan terhadap pengembangan investasi ramah lingkungan/ berkelanjutan, dibandingkan sektor investasi syariah.
Copyrights © 2025