Critical thinking merupakan kemampuan berpikir tingkat tinggi yang melibatkan analisis, evaluasi, refleksi, dan pengambilan keputusan berbasis informasi yang valid. Dalam konteks dunia kerja modern, kompetensi ini menjadi penting terutama bagi Generasi Z yang tumbuh di era digital dengan paparan informasi yang sangat besar. Penelitian ini menggunakan studi literatur untuk mengkaji bagaimana critical thinking dikembangkan serta implikasinya terhadap kinerja karyawan Generasi Z. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelatihan berbasis pengalaman, Problem-Based Learning, simulasi digital, dan budaya organisasi yang mendukung mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Critical thinking terbukti berdampak langsung pada produktivitas, kualitas keputusan, serta kemampuan adaptasi karyawan. Oleh karena itu, organisasi perlu menerapkan strategi pengembangan yang terstruktur agar kompetensi ini berkembang secara optimal.Kata kunci : Critical thinking; Generasi Z; kinerja karyawan; strategi pengembangan
Copyrights © 2025