Kabuyutan: Jurnal Kajian Iilmu Sosial dan Humaniora Berbasis Kearifan Lokal
Vol 4 No 3 (2025): Kabuyutan, Nopember 2025

FILOSOFI KAPAL DALAM KAIN TAPIS: MAKNA PERJALANAN DAN KEHIDUPAN DALAM BUDAYA LAMPUNG

Auralia, Dini Febra (Unknown)
Pamuji, Fachriani Shafira (Unknown)
Alia Abdullah, Mirna Nur (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Dec 2025

Abstract

Penelitian ini mengkaji makna filosofis motif kapal pada kain Tapis Lampung, sebuah warisan budaya masyarakat pesisir (Saibatin). Kain Tapis tidak hanya berfungsi sebagai pakaian tradisional, tetapi juga sebagai sarana simbolis yang merepresentasikan pandangan hidup masyarakat Lampung. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan interpretatif kualitatif dan teori semiotika Roland Barthes untuk menafsirkan tanda-tanda visual dalam motif kapal. Analisis menunjukkan bahwa motif kapal memiliki makna mendalam sebagai simbol perjalanan manusia—dari lahir, kehidupan di dunia, hingga akhirat. Pada masa lalu, kapal diinterpretasikan sebagai kendaraan bagi roh menuju akhirat, namun setelah kedatangan Islam, simbol ini bergeser menjadi simbol perjuangan hidup dan keteguhan iman. Selain nilai spiritual, motif kapal juga mencerminkan identitas sosial-ekonomi masyarakat pesisir yang erat hubungannya dengan dunia maritim. Dalam konteks etno-kriya kontemporer, filosofi kapal tetap relevan sebagai simbol keberanian, arah, dan keterbukaan terhadap perubahan. Dengan demikian, motif kapal pada kain Tapis Lampung menjadi bukti konkret keberlanjutan nilai-nilai budaya lokal yang bertransformasi dengan dinamika zaman tanpa kehilangan makna aslinya. Nilai-nilai ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi generasi masa kini.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

kabuyutan

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Library & Information Science

Description

KABUYUTAN Jurnal Kajian Iilmu Sosial dan Humaniora Berbasis Kearifan Lokal, yang menjembatani pemikiran-pemikiran kritis menyangkut kearifan lokal tinggalan budaya masa lampau, termasuk di dalamnya kemanusiaan, yang mengedepankan manusia sebagai insan bermartabat dan berbudaya. Filologi secara ...