Kabuyutan: Jurnal Kajian Iilmu Sosial dan Humaniora Berbasis Kearifan Lokal
Vol 4 No 3 (2025): Kabuyutan, Nopember 2025

KARAWANG DARI MASA KERAJAAN SUNDA HINGGA MENJADI KABUPATEN

Herlina, Nina (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Dec 2025

Abstract

Nama Karawang semula dikenal sebagai nama sebuah pelabuhan Kerajaan Sunda yang terletak di pantai utara Pulau Jawa. Pelabuhan Karawang memiliki peran penting dalam perekonomian Kerajaan Sunda. Setelah Kerajaan Sunda runtuh 1579, wilayahnya terbagi atas empat pusat kekuasaan yaitu, Banten, Sumedanglarang, Cirebon, dan Galuh. Karawang berada di bawah kekuasaan Kerajaan Sumedanglarang yang dianggap sebagai penerus Kerajaan Sunda. Sejak 1620 an, Kerajaan Mataram melakukan invasi ke Jawa bagian Barat sehingga Sumedanglarang berada di bawah pengaruh Kerajaan Mataram. Akibatnya Karawang pun menjadi bawahan Kerajaan Mataram. Sultan Agung, penguasa Mataram, memerintahkan Rangga Gede, Raja Sumedanglarang untuk menyerahkan kekuasaannya atas daerah Karawang kepada Adipati Kertabumi IV. Pengangkatan Adipati Kertabumi IV sebagai Bupati Karawang tercantum dalam sebuah piagam Pelat Tembaga Kandang Sapi Gede. Masyarakat Karawang lebih mengenalnya sebagai Pelat Kuningan Kandang Sapi Gede. Dalam pelat tembaga tersebut tertulis pengangkatan dilakukan pada 10 mulud tahun alif yang bila dikonversikan menjadi tanggal 14 September 1633. Tanggal ini selanjutnya diputuskan Pemerintah Kabupaten Karawang sebagai Hari Jadi Kabupaten Karawang.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

kabuyutan

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Library & Information Science

Description

KABUYUTAN Jurnal Kajian Iilmu Sosial dan Humaniora Berbasis Kearifan Lokal, yang menjembatani pemikiran-pemikiran kritis menyangkut kearifan lokal tinggalan budaya masa lampau, termasuk di dalamnya kemanusiaan, yang mengedepankan manusia sebagai insan bermartabat dan berbudaya. Filologi secara ...