Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) terhadap niat beli konsumen produk kecantikan melalui website resmi Make Over, dengan mempertimbangkan peran mediasi perceived enjoyment dan perceived value. Penelitian ini didasarkan pada kerangka Technology Acceptance Model (TAM) yang menekankan pentingnya persepsi kenyamanan dan manfaat dalam penerimaan teknologi oleh pengguna. Kehadiran AR sebagai fitur visual interaktif memungkinkan konsumen mencoba produk secara virtual, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pengalaman berbelanja secara daring. Data penelitian dikumpulkan dari 200 responden yang telah menggunakan fitur AR pada website Make Over. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner terstruktur yang mengukur variabel pengalaman AR, perceived enjoyment, perceived value, dan niat beli konsumen. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode analisis kuantitatif untuk menguji hubungan antarvariabel serta peran mediasi yang terbentuk. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengalaman penggunaan AR berpengaruh positif dan signifikan terhadap perceived enjoyment dan perceived value. Selanjutnya, kedua variabel mediasi tersebut terbukti mampu memperkuat niat beli konsumen secara signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa konsumen tidak hanya merasakan kesenangan dalam menggunakan teknologi AR, tetapi juga memperoleh nilai tambah berupa kemudahan, kepercayaan, dan manfaat fungsional dalam proses pengambilan keputusan pembelian. Penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi AR dapat menjadi strategi pemasaran digital yang efektif bagi perusahaan produk kecantikan untuk meningkatkan keterlibatan konsumen, membangun persepsi nilai, serta mendorong peningkatan niat beli dan potensi penjualan.
Copyrights © 2026