Sistem ini dikembangkan untuk membangun platform e-learning mandiri bagi SMAN 1 Prajekan sebagai solusi atas keterbatasan penggunaan platform pembelajaran pihak ketiga, seperti Ruang Guru, yang dinilai kurang fleksibel dalam pengelolaan konten pembelajaran, penyesuaian dengan kurikulum sekolah, serta integrasi dengan kebutuhan internal institusi. Ketergantungan terhadap platform eksternal juga berpotensi menghambat kemandirian sekolah dalam mengembangkan sistem pembelajaran digital secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan perangkat lunak waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Pada tahap analisis kebutuhan, dilakukan identifikasi terhadap kebutuhan pengguna yang terdiri dari guru dan siswa untuk memastikan sistem yang dikembangkan sesuai dengan proses pembelajaran yang berlangsung di sekolah. Tahap perancangan sistem dilakukan dengan memanfaatkan Unified Modeling Language (UML) untuk memodelkan alur proses, struktur sistem, serta interaksi antar komponen secara jelas dan terstruktur. Sistem e-learning yang dihasilkan berbasis web dan menyediakan berbagai fitur utama, seperti registrasi dan login pengguna, pembuatan serta penggabungan kelas, pengelolaan materi pembelajaran, pengumpulan dan penilaian tugas, serta penentuan peran pengguna secara otomatis berdasarkan aktivitas yang dilakukan. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode blackbox guna memastikan setiap fungsi berjalan sesuai dengan kebutuhan yang telah ditetapkan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur sistem berfungsi dengan baik dan mampu mendukung proses pembelajaran digital secara lebih efektif, efisien, dan mandiri. Dengan demikian, sistem e-learning ini diharapkan dapat menjadi solusi strategis bagi SMAN 1 Prajekan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta mengurangi ketergantungan terhadap platform e-learning eksternal.
Copyrights © 2026