Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pelatihan, pengembangan karir terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Objek penelitian pada penelitian ini adalah Karyawan yang datang di lokasi penelitian di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten, Tbk (Bjb) Cabang Tangerang Modernland, Kota Tangerang. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dan menganalisis hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat, alat ukur yang digunakan yaitu menggunakan skala likert dengan teknik pengambilan sample menggunkan sampling jenuh, jumlah dari populasi yang ada sebagai sample berjumlah 64 karyawan. Untuk uji validitas peneliti menggunkan analisis statistik dengan program SmartPLS Versi 4.1.1.4. Hasil analisis yang didapat adalah pelatihan terhadap kinerja karyawan memiliki hubungan yang positif yaitu sebesar 0.231; T-Statistik 2.425<1,96; dan P-Value 0.015>0,05. pelatihan terhadap kepuasan kerja memiliki hubungan yang positif yaitu sebesar 0,420; T-Statistik 3.394>1,96; dan P-Value 0,001<0,05. Pengembangan karir terhadap kinerja karyawan memiliki hubungan yang positif yaitu sebesar 4.815; T-Statistik 4.815>1,96; dan P-Value 0,000<0,05. Pengembangan karir terhadap kepuasan kerja memiliki hubungan yang positif yaitu sebesar 0.489; T-Statistik 3.974>1,96; dan P-Value 0,000<0,05. Kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan memiliki hubungan yang positif yaitu sebesar 0.329; T-Statistik 2.830>1,96; dan P-Value 0,005<0,05. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa kepuasan kerja mampu memediasi pengaruh pelatihan dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya peran pelatihan dan pengembangan karir dalam meningkatkan kepuasan kerja guna mendorong peningkatan kinerja karyawan secara optimal.
Copyrights © 2026