Penelitian ini berangkat dari fenomena kebahasaan yang semakin menguat di ruang digital, khususnya pada media sosial Instagram, yaitu praktik campur kode sebagai bentuk adaptasi bahasa dalam konteks komunikasi modern. Dengan mengkaji caption Instagram pada akun @fiksiaunurofik, penelitian ini menempatkan bahasa sebagai praktik sosial yang tidak hanya berfungsi menyampaikan pesan, tetapi juga membangun identitas, kedekatan, dan relasi sosial antara penutur dan audiens. Pendekatan sosiolinguistik dipilih karena mampu menjelaskan keterkaitan antara pilihan bahasa dan faktor sosial-budaya yang melatarbelakanginya.Penggunaan metode mini korpus terhadap 600 caption memberikan landasan empiris dalam melihat pola-pola kebahasaan secara sistematis. Melalui teknik scraping berbasis Python, data dikumpulkan secara objektif dan representatif, sehingga analisis kuantitatif dapat mengungkap frekuensi serta kecenderungan kemunculan unsur campur kode. Selanjutnya, analisis kualitatif deskriptif untuk menafsirkan fungsi dan makna sosial dari temuan kuantitatif tersebut, sehingga penelitian ini tidak hanya bersifat statistik, tetapi juga interpretatif.Hasil penelitian menunjukkan dominasi tiga jenis campur kode, yakni inner code-mixing, outer code-mixing, dan hybrid code-mixing. Campur kode ke dalam yang melibatkan bahasa Sunda menegaskan akar lokal dan identitas kedaerahan pemilik akun, sementara campur kode ke luar dengan bahasa Inggris mencerminkan orientasi global, modernitas, dan prestise sosial. Adapun campur kode campuran menunjukkan kreativitas linguistik dalam mengombinasikan berbagai sumber bahasa untuk menciptakan efek ekspresif yang lebih kaya.Dominannya leksikon seperti terlibat, impian, dan bersama mengindikasikan bahwa bahasa digunakan sebagai sarana membangun nilai kebersamaan, kolaborasi, dan solidaritas sosial. Jika campur kode dalam caption Instagram tidak sekadar fenomena linguistik, melainkan strategi komunikasi untuk menyesuaikan diri audiens multikultural dan dinamika interaksi digital kontemporer.
Copyrights © 2026