Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi digital terhadap kinerja pegawai dengan artificial intelligence support sebagai variabel intervening. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya tuntutan organisasi terhadap pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam mendukung efektivitas serta produktivitas kerja pegawai. Kompetensi digital dipandang sebagai kemampuan penting yang harus dimiliki pegawai, namun dalam praktiknya belum tentu secara langsung berdampak pada peningkatan kinerja tanpa adanya dukungan sistem teknologi yang memadai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang merupakan pegawai dalam suatu organisasi, kemudian dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Evaluasi terhadap model pengukuran menunjukkan bahwa seluruh konstruk penelitian telah memenuhi kriteria reliabilitas dan validitas, yang ditunjukkan oleh nilai Cronbach’s Alpha, Composite Reliability, dan Average Variance Extracted (AVE) yang berada di atas batas minimum yang direkomendasikan. Hasil pengujian model struktural menunjukkan bahwa kompetensi digital tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja pegawai. Namun demikian, kompetensi digital terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap artificial intelligence support. Selanjutnya, artificial intelligence support juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa artificial intelligence support berperan sebagai variabel intervening yang penting dalam menjembatani hubungan antara kompetensi digital dan kinerja pegawai.
Copyrights © 2026