Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh User Generated Content (UGC) dan Electronic Word of Mouth (e-WOM) terhadap Purchase Intention dengan Fear of Missing Out (FoMO) sebagai variabel mediasi. Fenomena meningkatnya penggunaan media sosial menjadikan UGC dan e-WOM sebagai sumber informasi utama bagi konsumen dalam proses pengambilan keputusan pembelian. Oleh karena itu, pemahaman mengenai mekanisme psikologis yang mendasari pengaruh konten digital terhadap niat beli menjadi sangat penting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode purposive sampling, melibatkan responden yang aktif menggunakan media sosial dan pernah terpapar konten terkait produk yang diteliti. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin. Selanjutnya, data dianalisis dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antar variabel penelitian secara simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UGC dan e-WOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap FoMO serta Purchase Intention. Selain itu, FoMO terbukti mampu memediasi pengaruh e-WOM terhadap Purchase Intention, yang mengindikasikan bahwa ulasan dan rekomendasi online dapat meningkatkan rasa urgensi konsumen untuk segera melakukan pembelian. Namun demikian, FoMO tidak memediasi pengaruh UGC terhadap niat beli, yang menunjukkan bahwa konten buatan pengguna belum tentu selalu memicu tekanan psikologis berupa ketakutan akan tertinggal. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku bisnis dan pemasar digital untuk mengelola strategi konten dan ulasan online secara efektif guna meningkatkan minat beli konsumen melalui penguatan aspek psikologis dan emosional.
Copyrights © 2026