Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh Inovasi Produk Hijau (Green Product Innovation/GPI) dan Kinerja Keberlanjutan (Sustainability Performance/SP) terhadap Modal Intelektual (Intellectual Capital/IC) dalam perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX). Sektor energi, meskipun vital bagi perekonomian global, menghadapi tantangan lingkungan yang signifikan, khususnya terkait perubahan iklim dan eksploitasi sumber daya. Akibatnya, perusahaan semakin tertekan untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan ke dalam strategi inti mereka, menyeimbangkan keuntungan dengan tanggung jawab lingkungan dan sosial. GPI, yang melibatkan pengembangan produk dan proses ramah lingkungan menggunakan prinsip-prinsip seperti mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang, dan SP, yang diukur melalui pelaporan keberlanjutan komprehensif yang selaras dengan standar seperti GRI, merupakan respons strategis yang penting. IC, yang mencakup modal manusia, struktural, dan relasional, mewakili aset tak berwujud yang penting untuk inovasi dan keunggulan kompetitif. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menggunakan data sekunder dari laporan keberlanjutan, laporan tahunan, dan laporan keuangan. Pengambilan sampel bertujuan berdasarkan kriteria spesifik (klasifikasi sektor, laporan keberlanjutan berbasis GRI lengkap untuk tahun 2021-2024) menghasilkan sampel sebanyak 19 perusahaan, menghasilkan 76 observasi perusahaan-tahun. Teknik analisis data meliputi statistik deskriptif dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inovasi Produk Ramah Lingkungan dan Kinerja Keberlanjutan sama-sama berpengaruh positif terhadap Modal Intelektual. Temuan ini menyoroti pentingnya strategis investasi dalam praktik inovatif ramah lingkungan dan kinerja keberlanjutan yang kuat untuk membangun dan memanfaatkan modal intelektual, meningkatkan kemampuan beradaptasi, inovasi, dan daya saing jangka panjang dalam sektor energi Indonesia yang dinamis. Studi ini menggarisbawahi nilai aset tak berwujud dalam mendorong kinerja bisnis berkelanjutan.
Copyrights © 2026