Teknologi digital telah membawa perubahan besar pada sistem pembayaran di Indonesia, terutama di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu inovasi yang berkembang pesat adalah penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran non-tunai, yang beroperasi bersamaan dengan pembayaran tunai tradisional. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembayaran QRIS dan pembayaran tunai terhadap kepercayaan pelanggan di RollNRoll, sebuah bisnis makanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada 61 responden yang merupakan pelanggan RollNRoll dan telah menggunakan kedua metode pembayaran QRIS dan tunai. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25, setelah melakukan uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil menunjukkan bahwa pembayaran QRIS memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kepercayaan pelanggan. Pembayaran tunai juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan pelanggan, meskipun efeknya lebih kecil dibandingkan QRIS. Bersama-sama, QRIS dan pembayaran tunai memiliki dampak signifikan terhadap kepercayaan pelanggan, dengan koefisien determinasi sebesar 53,0%, artinya keduanya menjelaskan lebih dari setengah variasi dalam kepercayaan pelanggan. Temuan ini menyarankan bahwa menawarkan berbagai metode pembayaran, baik digital maupun tunai, dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan. Studi ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi UMKM dalam memilih sistem pembayaran yang efektif
Copyrights © 2026