Wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) umumnya menghadapi keterbatasan akses terhadap energi listrik dan air bersih. Kondisi ini mendorong perlunya pengembangan teknologi tepat guna yang mampu beroperasi secara mandiri dan berkelanjutan. Air bersih merupakan kebutuhan fundamental yang berperan penting dalam kesehatan masyarakat, sanitasi, serta ketahanan pangan. Di banyak wilayah 3T, sumber air sebenarnya tersedia dalam bentuk air tanah, sungai, atau sumur bor, namun pemanfaatannya terkendala oleh ketiadaan pasokan listrik yang andal untuk mengoperasikan sistem pompa air. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pompa air berbasis panel surya sebagai solusi penyediaan air bersih sekaligus mendukung kemandirian listrik di wilayah 3T. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian rekayasa terapan, meliputi tahap perancangan sistem, perakitan prototipe, dan pengujian kinerja sistem. Sistem yang dikembangkan terdiri dari panel surya, kontroler MPPT, baterai, inverter, dan pompa air AC yang disusun dalam konfigurasi off-grid. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan daya listrik yang mencukupi untuk mengoperasikan pompa air dengan efisiensi sistem keseluruhan sebesar 70–85%. Pompa air menghasilkan debit air rata-rata sebesar 1,5–3,0 m³/jam, bergantung pada intensitas radiasi matahari dan kondisi operasional. Sistem ini dapat beroperasi tanpa ketergantungan pada jaringan listrik PLN dan menunjukkan kinerja yang stabil dalam berbagai kondisi lingkungan. Dengan demikian, sistem pompa air berbasis panel surya yang dirancang dinilai layak secara teknis dan berpotensi diterapkan sebagai solusi teknologi tepat guna untuk meningkatkan akses air bersih dan kemandirian energi di wilayah 3T.
Copyrights © 2026