Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Keragaman Budaya, Electronic Word of Mouth (E-WOM), dan Pemasaran Media Sosial terhadap Keputusan untuk Mengunjungi Taman Bhinneka di Surabaya. Taman Bhinneka adalah destinasi wisata baru yang mengusung konsep miniatur keragaman budaya Indonesia sebagai daya tarik utamanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tipe penelitian kausal eksploratif. Populasi dalam penelitian ini adalah wisatawan atau pengunjung Taman Bhinneka di Surabaya, dengan sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert lima tingkat. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Sebelum pengujian hipotesis, dilakukan uji validitas dan reliabilitas, serta uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keragaman Budaya, Electronic Word of Mouth (E-WOM), dan Pemasaran Media Sosial memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Keputusan untuk Mengunjungi. Secara bersamaan, ketiga variabel tersebut juga memiliki pengaruh signifikan terhadap Keputusan untuk Berkunjung dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,684, yang berarti bahwa 68,4% variasi dalam Keputusan untuk Berkunjung dapat dijelaskan oleh model penelitian. Pemasaran media sosial merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi keputusan untuk berkunjung. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademis terhadap pengembangan studi pariwisata dan memberikan pertimbangan praktis bagi para pengelola dan pemerintah daerah dalam mengembangkan destinasi wisata berbasis budaya yang berkelanjutan
Copyrights © 2026