Transformasi perilaku belanja mahasiswa di era digitalisasi saat ini mengalami pergeseran signifikan akibat perkembangan e-commerce dan strategi pemasaran digital, khususnya affiliate marketing. Mahasiswa yang dulunya lebih banyak berbelanja secara konvensional kini lebih sering melakukan pembelian secara online karena berbagai faktor, seperti kemudahan akses, beragam pilihan produk, serta pengaruh dari konten digital. Affiliate marketing memainkan peran besar dalam mengarahkan preferensi belanja mahasiswa. Melalui media sosial, blog, dan kanal YouTube, para affiliate marketer mempromosikan produk dengan cara yang lebih personal dan meyakinkan, membuat mahasiswa cenderung terpengaruh dalam mengambil keputusan pembelian. Secara keseluruhan, transformasi ini mencerminkan perubahan gaya hidup konsumtif generasi muda yang semakin terdigitalisasi, namun juga menimbulkan tantangan dalam hal pengelolaan keuangan pribadi dan literasi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis perubahan perilaku belanja mahasiswa sebagai respons terhadap meningkatnya paparan e-commerce dan pengaruh strategi affiliate marketing. Penelitian ini melibatkan 169 responden yang merupakan mahasiswa Universitas Indraprasta PGRI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-commerce dan affiliate marketing berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku belanja mahasiswa. Kehadiran e-commerce dapat memberikan kemudahan akses dalam bertransaksi, sementara affiliate marketing cenderung memicu perilaku belanja impulsif (impulse buying). Wawasan dari penelitian ini penting untuk memahami dinamika perilaku konsumen muda, sekaligus menjadi bahan pertimbangan bagi pelaku bisnis, pendidik, dan perencana kebijakan dalam mengedukasi serta mengarahkan konsumsi digital yang lebih bijak di kalangan mahasiswa.
Copyrights © 2026