Penelitian ini bertujuan untuk memahami lebih mendalam tentang Tradisi Sakey Masyrakat bajo Tilamuta Dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif,penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan telaah literatur yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Sakey masih eksis di Masyarakat Bajo Tilamuta, karena tradiis ini merupakan tradisi yang berasal dari nenek moyang mereka atau dalam Bahasa Bajo di sebut Mbo Daulu yang kemudian sudah turun temurun bahkan sudah membudaya dan masih tetap dilaksanakan sampai dengan saat ini, Sakey juga masih sangat relevan dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari bagi Masyarakat Desa Bajo. Bagi Masyarakat Bajo Sakey tidak hanya bertujuan untuk mencari hasil laut tetapi juga merupakan warisan budaya dan simbol dari ketangguhan, identitas, serta kearifan lokal mereka dalam menjalin hubugan harmonis dengan laut sebagai sumber kehidupan utama. Sakey merupakan Tradisi yang merujuk pada keguatan melaut yang dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama, biasanya berlangsung selama berminggu-minggu, hingga berbulan-bulan, tergantung pada hasil tangkapan dan kodisi cuaca dilaut. Sakey bukanlah aktivitas melaut biasa melainkan bentuk perjalanan eksploratif dan kolektif yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, serta pembekalan yang matang. Pada proses pelaksanaan tradisi Sakey terdapat bebrapa tahap yang akan dilakukan oleh para pelaku Sakey yaitu persiapan awal, beristirahat di pulau singgah, aktivitas melaut dan kepulangan serta pembagian hasil.
Copyrights © 2026